-->
Chapter 3
Dealing with Conceptual
Issues
1.
Paradigm
- Pengertian
Paradigm
Paradigm merupakan
suatu pola pikir yang disebabkan karena seseorang mempercayai sesuatu, dimana
akibat adanya paradigm menyebabkan adanya
perbedaan pandangan dari setiap orang.
- Research Paradigm
Dalam suatu penelitian atau riset, paradigm muncul ketika periset
mempercayai sesuatu yang telah diketahuinya berdasarkan suatu filosofi maupun
asumsi mengenai suatu pengetahuan. Dalam research paradigm dibagi menjadi 2
kelompok antara lain:
-
Positivist Paradigm atau kuantitatif paradigm
Apabila seorang periset yang menggunakan positivist paradigm maka periset tersebut lebih berkonsentrasi
untuk memastikan suatu konsep atau teori yang dipakai sehingga dapat
dioperasikan atau diimplementasikan ke dalam risetnya. Dengan kata lain yang
dimaksud dengan positivist paradigm
adalah apabila seorang periset membahas sebuah topik penelitian yang didalamnya
terdapat suatu konsep intelektual, dengan tujuan untuk mengukur suatu aspek
yang ada didalam konsep ataupun suatu teori yang disukainya. Positivist paradigm ini bersifat
obyektif, tidak bias dan biasanya menggunakan banyak data untuk diuji kedalam
risetnya.
- Phenomenology Paradigm atau kualitatif paradigm
Yang dimaksud dengan phenomenology
paradigm dalam suatu riset adalah apabila seorang periset menggunakan
sejumlah metode riset yang berbeda untuk mengidentifikasi fenomena yang ada dan
memahami situasi yang sedang terjadi. Phenomenology
paradigm berkonsentrasi untuk menghasilkan suatu teori dan menggunakan
kualitatif data dalam risetnya, selain itu phenomenology
paradigm juga bersifat subyektif.
2.
Methodology
Methodology merupakan pendekatan-pendekatan yang
digunakan dalam suatu riset mulai dari mengumpulkan teori yang mendasar sampai menganalisis
suatu data. Methodology sama seperti
teori dimana tidak terdapat benar maupun salah akan tetapi lebih bermanfaat
atau tidak. Didalam methodology juga dikenal metode, metode dapat diartikan
sebagai cara dalam mengumpulkan suatu data atau menganalisis suatu data. Dalam methodology juga memperhatikan beberapa
masalah utama berikut:
·
Mengapa
perlu dilakukan pengumpulan sejumlah data
·
Data
apa saja yang dikumpulkan
·
Darimana
data tersebut dikumpulkan
·
Kapan
pengumpulan data tersebut
·
Bagaimana
cara mengumpulan data tersebut
·
Bagaimana
langkah menganalisa hasil dari data tersebut
3.
Reliability dan Validity
Reliability merupakan bagaimana suatu riset dapat
dicari dan merupakan salah satu aspek yang dnilai dalam mencari suatu riset.
Suatu riset dikatakan reliable
apabila riset tersebut dapat ditemukan dan banyak yang melakukan pencarian
riset tersebut. Sedangkan validity merupakan
sejauh mana suatu riset tersebut akurat dan menggambarkan situasi yang
sebenarnya.
4.
Triangulation
Yang dimaksud dengan triangulation adalah penggunaan teknik riset yang berbeda dalam suatu studi yang sama, triangulation juga dapat berpotensi menghasilkan suatu bias dalam riset.
Yang dimaksud dengan triangulation adalah penggunaan teknik riset yang berbeda dalam suatu studi yang sama, triangulation juga dapat berpotensi menghasilkan suatu bias dalam riset.

